Senin, 09 November 2009

QA.YUNUS.20-22

QS.YUNUS.10:20. Dan mereka berkata “ Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu bukti (mukjizat) dari Tuhannya?’ Katakanlah “Sungguh, segala yang gaib itu hanya milik Allah; sebab itu tunggu (sajalah) olehmu. Ketahuilah, aku juga menunggu bersama kamu.”
Gambaran hati orang musyrik yang hatinya sudah keras. Maka ada-ada saja yang diminta. Sama seperti anak kecil yang tidak mau melakukan sesuatu dan banyak alasan untuk menghindar. “Mengapa mukjizatnya Al-Qur’an bukan yang lain” Jawablah pertanyaan mereka Muhammad !

Perkara yang gaib adalah urusan Allah. Apa pun yang diminta oleh orang musyrik itu hanyalah alasan mereka untuk menolak. Yang intinya mereka tidak mengakui Al-Qur’an datangnya dari Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) dengan kamu sama-sama menunggu apakah Allah mengabulkan permintaanmu.

QS.YUNUS;10:21.Dan apabila Kami memberikan suatu rahmat kepada manusia, setelah mereka ditimpa bencana, mereka segera melakukan tipu daya (menentang) ayat-ayat Kami . Katakanlah “ Allah lebih cepat pembalasannya (atas tipu daya itu) “ Sesungguhnya malaikat-malaikat Kami mencatat tipu dayamu.

Allah yang Mahatahu apa yang telah Dia ciptakan, termasuk hati manusia yang sering terbolak-balik. Apabila diberi rahmat yang hanya satu dan dibagi untuk semua yang ada di bumi. Berupa ilmu, harta, anak, kasih sayang, kekuasaan dan lain-lain, Karena masih ada rahmat Allah yang Sembilan puluh Sembilan yang belum diturunkan.,

Dan ketika Allah menyentuhnya dengan sedikit kesulitan,seperti musim kemarau yang panjang, paceklik, banjir, atau musibah tanah longsor, mereka membuat tipu daya.

Katakanlah Muhammad pada mereka bahwa tipu daya Allah lebih cepat. Ada malaikat yang mencatat. Semua dengan bukti yang jelas. Walau sebenarnya tanpa malaikat pun Allah bisa berbuat. Tapi pada dasarnya manusia itu makhluk yang selalu minta bukti.

QS.YUNUS;10:22. Dialah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan, (dan berlayar) di lautan. Sehingga ketika kamu berada di dalam kapal , dan meluncurlah (kapal) itu membawa mereka (orang-orang yang ada di dalamnya) dengan tiupan angin baik, dan mereka bergembira karenanya; tiba-tiba datanglah badai dan gelombang yang menimpanya dari segenap penjuru, dan mereka mengira telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa dengan tulus ikhlas kepada Allah semata. (seraya berkata) “Sekiranya Engkau menyelamatkan kami dari (bahaya) ini , pasti kami termasuk orang-orang yang bersyukur.

Ayat ini berbicara sifat manusia pada umumnya yang tidak beriman secara ikhlas kepada Allah. Sebenarnya bila kita mengalami kesulitan itu salah kita.Contohnya; Kadang kita tidak bisa memposisikan diri atau tubuh kita secara proporsional, sehingga kita sering sakit dan hidup tidak seimbang.Banyak duduk, pantat yang sakit, banyak berjalan, kaki yang pegal, bahu menyandang tas terus,menerus ya akan merasa pegal.Jadi perlu kita renungkan sesempurna apa pun manusia jika Allah tidak menghendaki maka tidak akan terjadi. Burung yang bisa terbang , kapal yang bisa berjalan di laut. Semua itu atas kuasa Allah. Angin bila tidak kencang akan membawa rahmat dan barokah, tapi angin kencang dan gelombang laut yang tinggi akan membawa musibah, Ketika dalam keadaan terjepit, terkena musibah, baru lah secara tulus ikhlas mereka bedoa, dan berjanji akan jadi orang yang bersyukur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar